TINJAUAN HUKUM PERDATA TENTANG PENGGUNAAN KONTRAK TAK TERTULIS DALAM KEGIATAN PERDAGANGAN
DOI:
https://doi.org/10.55551/jip.v5i2.152Kata Kunci:
Kontrak Tidak Tertulis, Perdagangan, Hukum Perdata, Risiko HukumAbstrak
Penelitian ini mengkaji pemanfaatan perjanjian tidak tertulis dalam kegiatan perdagangan, dengan tujuan untuk memahami praktik yang berlaku dan implikasinya terhadap hukum perdata di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi dokumen dan wawancara mendalam kepada pelaku usaha dan praktisi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian tidak tertulis sering dipilih karena faktor kecepatan dan fleksibilitas dalam transaksi bisnis sehari-hari, meskipun hal ini mengandung risiko hukum yang signifikan, termasuk ambiguitas dalam penegakan hak dan kewajiban para pihak. Penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana ketentuan hukum perdata dapat ditafsirkan dan diterapkan dalam kasus-kasus di mana perjanjian tidak tertulis menjadi sumber sengketa. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelaku usaha dan mengusulkan perubahan kebijakan yang dapat memperkuat kerangka hukum untuk penggunaan perjanjian tertulis dalam perdagangan. Implikasi dari penelitian ini relevan untuk pengembangan hukum dan praktik perdagangan yang lebih transparan dan akuntabel.
Referensi
Amalia, A., Ma’ruf, U., & Ma’ruf, U. (2021). The Tenure of Land by Foreigners through Nominee Agreements & Waarmerking by Notaries. Sultan Agung Notary Law Review, 3(2), 706. https://doi.org/10.30659/sanlar.3.2.586-596
Aspan, H., Hasibuan, S. A., & Prabowo, A. (2022). Legal Protection for Trade Secret Holders under the Laws of the Republic of Indonesia Number 30 of 2000 on Trade Secrets. Saudi Journal of Humanities and Social Sciences, 7(4), 149–154. https://doi.org/10.36348/sjhss.2022.v07i04.006
Bernstein, L. (n.d.). Private Commercial Law in the Cotton Industry: Creating Cooperation through Rules, Norms, and Institutions.
Chan, E., Nik Bakht, M., Asce, M., & Han, S. (2021). Sources of Ambiguity in Construction Contract Documents, Reflected by Litigation in Supreme Court Cases. Journal of Construction Engineering and Management, 13, 04521031. https://doi.org/10.1061/(ASCE)LA.1943-4170.0000498
Garro, A. M. (n.d.). Reconciliation of Legal Traditions in the U.N. Convention on Contracts for the International Sale of Goods. 23(2).
Indrawan, Y., Satoto, S., & Suryahartati, D. (2024). Mortgage Encumbrance of Ships in Bank Credit Agreements Reviewed From Legal Certainty. 07(01).
Leff, A. A. (1967). Unconscionability and the Code. The Emperor’s New Clause. University of Pennsylvania Law Review, 115(4), 485. https://doi.org/10.2307/3310882
Magfirah, F., & Jamin, M. (2022). Juridical Analysis of Differences in Supreme Court Judges Decisions on the Validity of the Sale and Purchase Agreement of Underhanded Land. International Journal of Science and Society, 4(2), 277–290. https://doi.org/10.54783/ijsoc.v4i2.469
Mooney, E. F. (n.d.). Old Kontract Principles and Karl’s New Kode: An Essay on the Jurisprudence of Our New Commercial Law. VILLANOVA LAW REVIEW, 11.
Posner, E. A. (n.d.). Parol Evidence Rule, the Plain Meaning Rule, and the Principles of Contractual Interpretation.
Saputro, T. E., Maerani, I. A., & Riyanto, T. F. (2021). Implications of Falsifying Authentic Data in Deed of Sale & Purchase on Certificate of Building Use Rights (SHGB). Sultan Agung Notary Law Review, 3(3), 893. https://doi.org/10.30659/sanlar.3.3.893-931
Sari, L., Katjong, R. K., Nurlia Mamonto, A. A., Ramli, A., & Bakung, D. A. (2024). Indirect Evidence in Disclosing Cartel Violations Under Business Competition Law in Indonesia. Jurnal Dinamika Hukum, 24(1), 54. https://doi.org/10.20884/1.jdh.2024.24.1.4053
Trakic, A. (n.d.). Agreements Forbidden by Law vis-à-vis Agreements to Defeat the Law: How Are They Different?
Triyadi, G. (2023). Pre-contractual Liability and Oral Agreements in International Commercial Law.






